Category Archives: Competition

Lomba Karya Tulis TPI

Dalam rangka HUT TPI ke-16, TPI menggelar Lomba Karya Tulis buat wartawan media cetak & internet.

Berikut syarat ikutan lomba menulis TPI :

  1. Tulisan berisi apresiasi terhadap program-program TPI, misalnya : KDI 4, Dangdut Mania, Sinetron Religi, Sinema Asyik, dll.
  2. Tulisan dimuat di media cetak atau internet periode 19 Januari s/d 31 Maret 2007.
  3. Tulisan dengan foto pendukung memiliki nilai lebih.
  4. Menyertakan bukti tulisan yang telah dimuat di media ybs.
  5. Menyertakan fotocopy KTP.
  6. Menyertakan fotocopy ID wartawan.

Hadiah :

  • Juara 1 : Rp. 15.000.000,-
  • Juara 2 : Rp. 10.000.000,-
  • Juara 3 : Rp. 5.000.000,-
  • Juara Harapan 1 : Rp. 3.000.000,-
  • Juara Harapan 2 : Rp. 2.500.000,-
  • Juara Harapan 3 : Rp. 2.000.000,-

Untuk alamat pengiriman, silahkan hubungi via situsnya TPI. Lomba ini diselenggarakan oleh Humas TPI.

Jadi kirim tulisan sebanyak-banyaknya, siapa tau jadi pemenang! 🙂

Iklan

Lomba Penulisan Skenario Film

Nih ada kesempatan buat Anda semua unjuk kebolehan! Ikuti Lomba Penulisan Skenario Film Cerita 2006 yang diadakan oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI dengan Tim Pokja Film Kompetitif.

Syarat-syaratnya:

  • Lomba ditutup pada 15 November 2006 dan pengumuman pemenang dilakukan pada Desember 2006.
  • Durasi 90 menit/halaman.
  • Kirimkan dua copy dilengkapi disket/CDR.
  • Karya asli belum pernah dipublisir.
  1. Hadiah I: Rp. 35 Juta
  2. Hadiah II: Rp. 30 Juta
  3. Hadiah III: Rp. 20 Juta
  4. Harapan I Rp. 15 Juta
  5. Harapan II Rp. 12,5 Juta
  6. Harapan III Rp. 10 Juta
  7. 10 Terpilih @ Rp. 5 Juta

Kirim naskah ke Gedung Film Lt. 4 Jl MT Haryono 47-48 Jakarta Selatan.

Ayo, buktikan Anda bisa bikin skenario film bagus dan menang!

Lomba Cerpen Radio Nederland

Kirimkan cerpen-cerpen terbaik Anda! Radio Nederland Indonesia (RANESI) biasa memuatkan cerpen-cerpen pilihan di situsnya setiap Senin. Kali ini RANESI mengundang Anda untuk mengirimkan cerpen terbaik Anda (dalam bahasa Indonesia sesuai EYD) ke Lomba Cerpen RANESI 2006.
Persyaratan:

  • Cerpen Khusus Ranesi adalah cerpen yang bermakna, berdayacipta dan satu satunya dalam hal gaya ungkap cara berkisah. Isi dan pesan menyangkut Belanda dan atau hubungan Belanda Indonesia dalam bingkai waktu silam, kini dan masa datang.
  • Mematuhi kaidah-kaidah bahasa Indonesia dengan tidak mengurangi kelenturan kelenturan cara berbahasa tutur yang bermartabat.
  • Mengutamakan pemuliaan kosakata Nusantara, dengan menghindari pemujaan berlebihan pada kosakata “blasteran, asing, kebarat-baratan” secara tidak perlu.
  • Panjang cerpen antara 220 – 260 baris dalam huruf Arial ukuran 11 (hanya untuk pedoman) sehingga jika dibacakan secara kering bertenggang waktu antara 22 – 26 menit. Tulisan tangan diterima asal ditulis jelas dan memenuhi syarat panjang naskah.
  • Naskah-naskah yang dikirimkan tidak sedang dikirimkan ke media lain, dan tidak dikembalikan. Dalam hal ini tidak diselenggarakan surat menyurat. -Cerpen-cerpen yang dimuat dan atau diudarakan mendapat imbalan Rp 1.000.000,- (sejuta rupiah) bagi yang tinggal di Indonesia dan 100 Gulden bagi yang tinggal di luar Indonesia, sudah termasuk saat naskah tersebut dimasukkan sebagai bagian sebuah buku yang diterbitkan.

Baca lebih lanjut

Lomba Karya Tulis Telkom 2006

Bagi wartawan media cetak dan online, terbuka kesempatan mengikuti Lomba Karya Tulis Jurnalistik Telkom 2006. Temanya: Kerja keras dan Inovasi, Kunci Menuju Layanan Telekomunikasi yang Berkualitas dan Murah. Karya yang akan diperlombakan sudah harus dimuat di media masing-masing pada periode 1 s.d 27 September 2006.  Hadiahnya lumayan: Rp25 juta bagi Juara 1.

Informasi lengkapnya lihat di sini.

AJI Gelar Lomba Penulisan tentang Anak

Kasus kekerasan terhadap anak akhir-akhir ini semakin marak dilaporkan oleh media massa. Jumlah kasus yang sebenarnya terjadi di masyarakat mungkin jauh lebih banyak daripada yang diberitakan di media, mengingat kejadian-kejadian yang terjadi di lingkungan keluarga dan sekolah sering tidak dilaporkan.

Temuan UNICEF dan Lembaga Perlindungan Anak pada tahun 2002 dan 2003 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur menunjukkan seriusnya masalah kekerasan terhadap anak. Meskipun kehati-hatian diperlukan untuk tidak begitu saja menganggap temuan ini sebagai cerminan keadaan di Indonesia, namun temuan ini memperingatkan akan tingginya angka kekerasan terhadap anak.
Baca lebih lanjut